Tempat Tinggal Alien Ditemukan di Mars - Kabar heboh tentang penemuan tempat tinggal alien di planet Mars kini tengah mengemuka. David Martines, salah seorang "astronot belakang meja" adalah orang pertama yang mengklaim diri telah menemukan struktur persegi panjang mencurigakan di permukaan Mars.
David menemukan lokasi aneh yang dia yakini sebagai tempat tinggal Alien di Mars dengan menggunakan layanan Google Mars. Temuan David Martines tersebut, kini tengah ramai diperbincangkan di Youtube karena videonya sudah beredar disitus berbagi video itu.
"Saya menyebut struktur ini sebagai Stasiun Bio Alpha dan saya menganggap ada yang hidup di dalamnya atau setidaknya pernah hidup di sana," ujar Martines hari ini.
Struktur yang dianggap sebagai bangunan itu berbentuk memanjang, berwarna putih, dan terkotak-kotak. Bangunan sendiri berada pada koordinat 49' 19,73" llintang utara dan 29 33' 06,53" bujur barat, berukuran panjang 213 meter dan lebar 45 meter. Martines menambahkan, bentuk struktur berupa tabung.
Temuan bangunan yang dianggap sebagai tempat tinggal alien ini mendapat penolakan dari ahli antariksa. Struktur berwarna putih tersebut lebih mungkin diakibatkan cacat pada gambar akibat gangguan partikel luar angkasa.
"Kelihatannya seperti artefak lurus yang diakibatkan sinar kosmik," ujar ahli geologi keplanetan dari Lunar and Planetary Lab at the University of Arizona, Alfred McEwen.
McEwen adalah kepala investigasi pada proyek pengindraan permukaan Planet Mars melalui High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE). Pria ini terbiasa menelaah data foto permukaan Planet Merah dan kerap menemukan cacat gambar seperti yang ditemukan Martines.
Dari pengalaman tersebut, McEwen meyakini bahwa artefak putih tersebut muncul akibat sinar kosmik jatuh ke cip kamera saat sedang mengambil foto pada koordinat lokasi yang dimaksud. Akibatnya, selain merekam permukaan Mars, kamera juga ikut merekam jejak lintasan partikel kosmik. "Lalu gambar dikompresi sehingga artefak tersebut tercetak kekotak-kotakan," jelas dia.
Ada pelajaran yang bisa diambil dari penemuan struktur mencurigakan ini. Menurut McEwen, Google seharusnya menyertakan informasi dari satelit mana sebuah foto pada Google Mars diambil. Dengan demikian, orang-orang yang penasaran seperti Martines dapat menelusuri gambar mentah dari sumber terpercaya sebelum mengidentifikasi gambar.
Artikel Terkait:
NEWS
- Bandung Diguyur Hujan, Pelancong Tetap Marak
- Kecelakaan Saipul Jamil: Kisah Misterius di Tol Cipularang Jadi Bertambah
- Istri Syaiful Jamil Tewas!!
- Saingi FIFA, PES akan Dibuat Online
- 45 Robot Gelar Upacara Kemerdekaan
- Ucapkan selamat ulang tahun kepada Gerakan Pramuka
- KASKUS Bagi – Bagi Tiket Paramore
- Timnas Indonesia Pindah Konfederasi [Why Not?]
- Tewas Karena Bermain Game
- E-KTP Gratis, Ternyata Cuma HOAX
- Ular naga sungai mahakam muncul lagi
- Teroris Norwegia Mengaku Punya Komplotan
- Lumpur Lapindo Akan Menyembur Hingga Tahun 2037
- Klub Harus Beli Saham PSSI
- Inilah Bocoran Strategi Timnas Lawan Turkmenistan
- Bom Perut, Modus Baru Teroris
- 2013 Listrik di Seluruh Dunia Akan Mati?
- Top Skor Terbaik Sepanjang Sejarah Piala Dunia
- Pidato Presiden SBY dan Eksekusi Mati Ruyati
- Pamela Telanjang demi Mentawai,Pendapat Anda?
- Foto Gerhana Bulan Total
- 16 Juni 2011 Gerhana Bulan Total Terlama Tahun Ini
- Warga Antusias Melihat Gerhana Bulan
- Video Gerhana Bulan 16 Juni 2011